Cara Untuk Membuat Orang merasa Penting

1. Dengarkanlah mereka

Menolak mendengarkan orang jelas merupakan cara untuk membuat mereka merasa tidak penting dan menganggap mereka bukan siapa-siapa. mendengarkan mereka jelas merupakan cara paling baik untuk membuat mereka merasa penting. tapi pahamilah tidak sembarangan kita mendengarkan orang lain. perhatikan kata-kata berikut, “Semakin anda mendengarkan, anda akan semakin pandai, semakin disukai, dan semakin bagi sebagai pembicara.” jadi mendengarkan adalah hal yang sangat penting.

2. Pujilah dan hargailah mereka

Memuji adalah hal yang paling menyenangkan sekaligus bermanfaat saat saling berkomunikasi, tetapi ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat kita memuji lawan bicara kita. yaitu, pujilah apabila dia layak untuk dipuji. janganlah kita memuji apa yang sebenarnya tidak pantas untuk dipuji. contoh, kita sedang berbicara dengan teman kita yang kurang cerdas dalam suatu bidang, tetapi kita memujinya karena cerdas dalam bidang tersebut. maka lawan bicara kita akan sangat tersinggung dengan pujian kita. jadi pujilah apabila dia layak untuk dipuji.

3. Gunakanlah/Katakanlah nama mereka sesering mungkin

Ketika kita sedang berbicara dengan oranglain, tentunya kita akan menyebutkan namanya. alangkah lebih bijak jika kita menyebutkan namanya dengan benar dan sesering mungkin. kenapa demikian? coba bayangkan hati oranglain saat kita menyebutkan namanya dengan benar, itu akan membuat dia merasa sangat kita hormati. contoh, “Sitha, apa kamu sudah makan?” bandingkan dengan “Apa kamu sudah makan?” terlihat begitu sederhana tetapi memiliki dampak yang luar biasa dalam proses komunikasi dengan oranglain.

4. Berhentilah sejenak sebelum anda menjawab pertanyaan darinya

Kenapa demikian? hal ini menunjukkan bahwa anda sedang memikirkan dengan cermah apa yang ditanyakan oleh oranglain kepada anda. jika anda tergesa-gesa menjawab itu menandakan anda tidak memikirkan terlebih dahulu apa yang akan keluar dari mulut anda. tetapi jangan juga terlalu lama berhenti, ini menandakan anda sedang berbohong/mencari alasan terhadap pertanyaan yang dia tanyakan.

Sumber : Dikutip dari Buku “Les Giblin – Skill With People.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: